Perihal seseorang yang
tidak merasa bahagia karena bukan kehendak dan pilihannya.
Licin
bagai belut.
Tak pernah tertangkap
karena sangat cerdik dan waspada.
Bagai
meremas biji cempedak.
Melakukan pekerjaan yang
hanya dilakukan orang tertentu atau ahlinya.
Bagai
menyurat di atas air.
Melakukan pekerjaan yang
sia-sia dan tidak ada manfaatnya.
Bagai
menunjukkan ilmu kepada orang menetek.
Mengajar orang yang sudah
pandai, tidak ada gunanya.
Bagai menyimpan bangkai.
Serapat-rapatnya
menyembunyikan perbuatan yang buruk, lama-kelamaan akan ketahuan juga.
Bagai
menghitung bintang di langit.
Mengerjakan suatu pekerjaan
yang sia-sia dan takkan mendapat hasil.
Bagai
menggantang anak ayam.
Pekerjaan yang sangat sulit
untuk dikerjakan, dan tidak menghasilkan apa pun.
Bagai
mengayuh biduk hilir.
Perihal seseorang yang
sangat gembira mengerjakan sesuatu pekerjaan yang diperintahkan kepadanya,
karena ia telah bermaksud juga mengerjakan pekerjaan itu.
Bagai mengail kucing hanyut.
Melakukan perbuatan yang
tidak bermanfaat dan sia-sia.
Bagai
mendapat durian runtuh.
Mendapat keuntungan besar
yang tidak disangka-sangka.
Bagai
mencari belalang di atas akar.
Pekerjaan yang tidak
mendapatkan hasil/sia-sia.
Bagai
menanti laki pulang maling.
Sangat khawatir karena
takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Bagai
menampung air dengan gayung tiris.
Orang yang kita percaya
untuk menyimpan kekayaan kita, tetapi menghabiskannya tanpa perhitungan.
Bagai
membelalak orang buta; bagai menghardik orang pekak.
Tidak berguna memberikan nasihat kepada orang yang
takkan mau mengerjakannya, perbuatan yang sia-sia.