Labels

Showing posts with label pucuk. Show all posts
Showing posts with label pucuk. Show all posts
Sepucuk tidak akan jadi sesukat, yang sejengkal tidak akan jadi sehasta.
Segala sesuatu telah ditentukan, tidak akan bertambah ataupun berkurang.
Seperti pucuk aru, ke mana angin yang keras, ke sana condongnya.
Perihal orang yang tidak berpendirian dan selalu mencari sesuatu yang menguntungkan dirinya.
Pucuk diremas dengan santan, urat direndam dengan tengguli, namun paria pahit juga.
Apabila kelakuan buruk sudah mendarah daging pada diri seseorang, bagaimanapun ia diajari, perangainya takkan berubah.
Pucuk dicita ulam tiba.
Yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.
Tak berpucuk di atas enau.
Memandang rendah orang lain.
Bagai enau dalam belukar, melepaskan pucuk masing-masing.
Tidak ada kesepakatan, karena berpegang pada pendapat masing-masing.

Lihat Juga Arti Peribahasa Berikut Ini: