Labels

Showing posts with label H. Show all posts
Showing posts with label H. Show all posts
Hitam-hitam gula jawa.
Meskipun kulitnya hitam tapi wajahnya manis.
Hitam tahan tempa, putih tahan sesah.
Perihal orang yang tahan terhadap cobaan hidup.
Hitam tahan panas, putih tahan sabun (cuci).
Boleh diuji kebenarannya.
Hitam mata itu mana dapat bercerai dengan putihnya.
Persahabatan yang telah sebagai kuku dengan daging itu, sekalipun diganggu dan difitnah orang, takkan pernah dipedulikannya.
Hinggap mencengkam (dahan), terbang menumpu (dahan).
Jika kita pergi ke suatu negeri dan menumpang pada seorang sahabat, maka apabila akan meninggalkan tempat itu, hendaklah kita berpamitan.
Hinggap bagai langau, titik bagai hujan.

Kejadian yang tidak disangka-sangka lebih dahulu.
Hilang tentukan rimbanya, mati tentukan kuburnya, terbenam tentukan lubuknya.
Minta keterangan yang nyata tentang duduk perkaranya suatu kejadian.
Hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya.
Sesuatu yang hilang tidak ketahuan sama sekali. Keberadaannya tak diketahui.
Hilang rona karena penyakit, hilang bangsa karena tidak beruang.

Orang yang tidak berharta kurang dihargai orang.
Hilang bini boleh dicari, hilang budi badan celaka.

Istri yang meninggal bisa dicari, tapi akal yang hilang bisa mendatangkan malapetaka.
Hidup segan mati tak mau.
Telah lama menderita sakit, hidup tidak, mati pun tidak.
Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah.
Kita sebaiknya mengikuti adat yang dianggap baik.
Hidup dari tangan ke mulut.
Seseorang yang berpenghasilan pas-pasan.
Hidup berkerat rotan.
Perihal memutuskan hubungan untuk selama-lamanya.
Hidup bagai roda berputar, kadang di atas, kadang di bawah.
Nasib manusia selalu berubah, kadang di atas dan kadang di bawah.
Hidup bagai baling-baling.
Orang yang mudah diombang-ambingkan keadaan.
Hidung dicium, pipi digigit.
Berbuat kebaikan untuk menutupi kejahatan yang telah diperbuat.
Hendaklah seperti tembikar, pecah satu pecah semua.
Semufakat dan sehati serta sehidup semati.
Hendak terbang tiada sayap, hendak hinggap tiada berkaki.

Keinginan yang tidak dapat tercapai karena tidak memiliki sarana yang dibutuhkan.
Hendak panjang terlalu patah.
Perihal orang yang suka meninggi-ninggikan dirinya, sesekali akan jatuh terperosok.

Lihat Juga Arti Peribahasa Berikut Ini: