Labels

Showing posts with label harimau. Show all posts
Showing posts with label harimau. Show all posts
Seperti kambing dengan harimau.
Perihal seseorang penakut yang tidak akan menjadi orang pemberani.
Seperti harimau menyembunyikan kuku.
Orang pandai seringkali tidak memamerkan kepandaiannya.
Lepas dari mulut buaya, masuk ke dalam mulut harimau.
Terlepas dari kemalangan yang kecil, datang lagi kemalangan yang lebih besar.
Tak akan harimau memakan anaknya sendiri.
Tidak ada orang tua yang hendak mencelakakan anaknya.
Bagai harimau beranak muda.
Orang yang galak dengan isterinya sendiri.
Harimau terlompat karena belangnya.
Orang-orang besar itu adakalanya rusak binasa karena memegahkan kekuasaannya.
Harimau menyembunyikan kuku.

Perihal orang kaya/pandai yang tidak suka memamerkan kekayaannya/kepandaiannya.
Harimau mengaum tiada menangkap.
Orang yang marah dengan berteriak-teriak, biasanya tidak sampai memukul atau menggunakan tangannya.
Harimau memperlihatkan kuku.
Orang-orang besar memperlihatkan kebesarannya.
Harimau mati meninggalkan belang.
Orang-orang pandai jika mati meninggalkan jasa.
Harimau ditakuti karena giginya.
Orang ditakuti karena kekuasaannya/kedudukannya.
Harimau putung kena penjara, pelanduk kecil menolak mara.
Orang kecil itu adakalanya dapat menolong orang besar dan berkuasa.  
Rupa harimau, hati tikus.
Orang yang kelihatannya pemberani, tetapi sebenarnya penakut.
Gajah terdorong karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya.
Kebiasaan yang dilakukan oleh orang yang besar karena kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya.
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.

Nama baik orang mulia kalau meninggal akan selalu dikenang.
Di laut jadi buaya, di darat jadi harimau.
Di mana-mana ia membahayakan orang lain.

Lihat Juga Arti Peribahasa Berikut Ini: