Perihal orang yang sangat
bersuka cita dan riang gembira, sehingga lupa diri.
Hendaklah
seperti tembikar, pecah satu pecah semua.
Semufakat dan sehati serta
sehidup semati.
Air
sama air kelak menjadi satu, namun sampah itu ke tepi jua.
Jika terjadi perselisihan
keluarga yang dicampuri oleh pihak ketiga, suatu saat juga orang yang
bersaudara itu akan berbalik kembali, sedang pihak ketiga akan mendapat malu.
Satu
nyawa dua badan.
Sehidup semati.
Satu
ditetak, sepuluh rebah.
Hanya seorang yang
disindir, tapi yang lainnya ikut merasakan juga.